Ini Regulasi yang Hambat Investasi Energi Terbarukan
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pras.
Harianjogja.com, JAKARTA-Isu perombakan Kabinet Indonesia Maju menguat. Nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masuk dalam bursa prediksi di antara belasan menteri lainnya yang disorot bakal diganti.
Indonesia Police Watch memprediksi 11 hingga 18 posisi menteri dan kepala lembaga di Kabinet Indonesia Maju akan dirombak dalam reshuffle perdana oleh Presiden Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju. Beberapa nama diperkirakan bergeser diganti dengan tokoh lain.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa reshuffle anggota kabinet akan dilakukan Presiden setelah bergantinya Panglima TNI. Sementara itu pergantian Kapolri diperkirakan tetap sesuai jadwal yaitu Januari 2020.
Informasi yang diperoleh IPW dari berbagai sumber menyebutkan bahwa sedikitnya 11 hingga 18 anggota kabinet akan mengalami perombakan. Mereka ada yang bakal didepak atau digeser pos kementeriannya.
Menurutnya, Prabowo kemungkinan akan digeser menjadi Menteri Pertanian setelah Jokowi mempercayakan program cadangan ketahanan pangan kepada mantan Danjen Kopassus itu.
Selain itu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto diperkirakan akan menjadi Menteri Pertahanan, meski ada pula yang menyebut sosok itu menempati pos Menteri Perhubungan. Sedangkan kepemimpinan di TNI akan digantikan KASD Jenderal Andhika Perkasa.
“Semula pasca digeser dari Panglima TNI, Hadi akan istirahat sebagai Dubes RI di Perancis, tapi Jokowi tetap memintanya di tanah air untuk masuk ke kabinet,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (21/8/2020).
Di sisi lain, IPW menyebut beberapa nama baru akan mengisi sejumlah kursi di kabinet seperti Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno. Selain itu, jumlah menteri dari kalangan Polri juga akan bertambah dalam reshuffle nanti.
Selain itu, Neta menilai beberapa kementerian atau lembaga lain yang akan mengalami reshuffle yaitu Menteri Perhubungan, Menteri Koperasi, Menkumham, Menpora dan Mendikbud.
Selain itu, Menteri Pariwisata, Menteri Perdagangan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kesehatan, Menteri Perindustrian, Menteri BUMN, Menteri Agama, hingga Kepala Bulog.
“PDIP disebut sebut akan mendapat tambahan jatah menteri. Bersamaan dengan itu Panglima TNI yang baru akan dilengkapi dengan jabatan Wakil Panglima TNI,” terangnya.
Namun begitu, hingga kini pemerintah belum memberi respon terkait pergantian pucuk kepemimpinan di sejumlah kementerian tersebut. Namun Neta meyakini perubahan ini akan membuat kerja kementerian dapat berlari kencang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.