Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, 589,23 Hektare Terdampak dan Jalur Torean Ditutup
Balai TNGR mencatat sementara 589,23 hektare kawasan Gunung Rinjani terdampak kebakaran. Jalur pendakian Torean ditutup sejak 23 September.
Bupati Sleman Sri Purnomo bersama anggota Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman memantau kendaraan yang melintas di perbatasan Kecamatan Prambanan dengan Klaten, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN - Penanganan kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Sleman dalam beberapa hari ini menunjukkan perkembangan yang bagus dimana jumlah pasien positif yang sembuh terus naik, namun masyarakat diminta agar bisa \'melawan lupa\' agar tidak terjadi peningkatan lagi. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.
"Saat ini angka pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Sleman terus bergerak naik. Kemarin tercatat ada 123 orang, sedangkan yang sembuh sebanyak 104 orang. Saat ini yang masih dirawat ada 17 orang," kata Sri Purnomo di Sleman, Selasa (30/6/2020).
Menurut dia, perkembangan penanganan kasus COVID-19 di Sleman yang cukup baik ini harus diikuti dengan perilaku masyarakat yang tidak lupa untuk selalu menaati protokol kesehatan.
"Masyarakat harus bisa melawan lupa, jangan sampai karena lupa dan terlena justru dapat menimbulkan gelombang kedua kasus COVID-19 di Sleman," katanya.
Ia mengatakan, kemarin ada penambahan empat orang yang positif COVID-19, namun dari penelusuran mereka terpapar COVID-19 dari luar Sleman.
"Ada yang baru pulang bepergian dari Surabaya dan ada yang dari Kalimantan," katanya.
Sri Purnomo mengatakan yang juga harus diwaspadai adalah saat ini masih banyak orang tanpa gejala (OTG) yang ada di masyarakat, dan ini tanpa disadari berpotensi menularkan virus COVID-19.
"Sehingga semua masih harus waspada, dan ini mungkin waktunya bisa lebih lama lagi. Sampai vaksin COVID-19 ditemukan. Jika lengah maka bisa terjadi gelombang kedua kasus COVID-19 yang lebih besar," katanya.
Ia mengatakan Pemkab Sleman juga terus berupaya untuk memaksimalkan penanganan kasus COVID-19 di wilayah setempat, baik itu dari sisi perawatan pasien, upaya pencegahan dan penularan serta antisipasi terjadinya klaster baru.
"Semua yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bekerja secara maksimal. Baik itu fasilitas kesehatan, tenaga medis, tenaga sosial sampai bidang ekonomi," katanya.
Ketaatan terhadap protokol kesehatan, kata dia, terus disosialisasikan dan dilaksanakan di setiap kegiatan pelayanan masyarakat, pasar tradisional, objek wisata, pusat perbelanjaan dan lainnya.
"Kami harapkan semua tetap bisa konsisten, tidak lengah untuk selalu mentaati protokol kesehatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Balai TNGR mencatat sementara 589,23 hektare kawasan Gunung Rinjani terdampak kebakaran. Jalur pendakian Torean ditutup sejak 23 September.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.