Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan./Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA - Pernahkah Anda merasa sakit perut saat Hari Raya Idulfitri? Jika pernah, hal itu memang seperti sudah menjadi kebiasaan setiap hari raya umat Muslim itu tiba.
Dr Magdi Mohamed, konsultan Rumah Sakit Burjeel pun mengakui setiap tahunnya rumah sakit menerima jumlah pasien dengan masalah perut yang sangat banyak di hari pertama dan kedua Idulfitri.
Menurut Magdi, sekitar 40 persen pasien yang datang ke unit gawat darurat mengalami masalah perut akibat makan berlebihan saat lebaran.
Magdi juga menjelaskan bahwa 120 dari 300 kasus masalah perut terkait dengan pesta makan di Hari Raya Idulfitri.
"Unit gawat darurat menerima sekitar 60 pasien dengan masalah perut dalam 24 jam pertama Idul Fitri," kata Magdi dikutip dati Khaleej Times.
Dr Magdi Mohamed menekankan bahwa kondisi perut orang yang berpuasa selama bulan Ramadan menjadi sensitif dan menyusut ketika lebaran.
"Kebiasaan berpuasa mengatur sistem pencernaan tubuh, serta enzim pencernaan yang akan diatur sesuai dengan makanan yang dikonsumsi. Sehingga sistem pencernaan yang sudah berjalan selama sebulan puasa bisa terganggu ketika orang makan berlebihan saat lebaran," jelasnya.
Karena itu, Dr Mohamed menyarankan untuk tetap makan dua hingga tiga kali sehari selama Hari Raya Idul Fitri. Makan berlebihan secara tiba-tiba bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
"Kasus-kasus kesehatan yang paling umum terjadi selama Idulfitri termasuk sakit perut, muntah dan diare," tuturnya.
Mohamed juga menyaranakn orang yang merasakan Idulfitri untuk tidak terlalu makan banyak permen atau makanan manis lainnya.
"Glukosa dalam sistem pencernaan akan menyebabkan peningkatan sekresi cairan dan air di usus, yang bisa menyebabkan diare parah. Glukosa akan menjadi terfermentasi yang juga menyebabkan gerakan longgar," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.