Bupati Nonaktif Pati Sudewa Divonis 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi
Bupati nonaktif Pati Sudewa divonis 8,5 tahun penjara dalam kasus korupsi DJKA dan pemerasan pengisian perangkat desa.
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). / ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen untuk memutus rantai penularan wabah Covid-19 di Tanah Air.
Presiden, dalam keterangannya yang disampaikan melalui video di Jakarta, Kamis (23/4/2020), mengatakan suasana baru dalam Ramadan akan tiba. Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, tidak ada kesemerakan di jalan seperti Ramadhan sebelumnya.
“Suasana baru akan kita rasakan, meresapi makna sejati ibadah puasa yang kita jalankan. Puasa, ibadah pribadi tanpa perlu saksi,” kata Presiden.
Ibadah puasa dalam Ramadan, kata Presiden, bisa membuat masyarakat memperkuat diri, dan menjaga semua orang tersayang di tengah situasi pandemi. Presiden mengajak masyarakat tetap berdisplin untuk memutus rantai penularan Covid-19 di bulan puasa.
“Saatnya kita berdisiplin diri. Mari kita sambut Ramadan yang barokah sebagai momen untuk memutus rantai penularan wabah demi keselamatan diri, sanak saudara dan seluruh bangsa,” ujar dia.
Kepala Negara mengajak masyarakat menyambut Ramadhan dengan penuh rasa syukur, meski bangsa dan negara sedang menghadapi tantangan yang tak ringan.
“Marhaban ya Ramadan, selamat jalankan ibadah puasa. Semoga Allah meridhai langkah kita, memberi kekuatan dalam menghadapi cobaan, dan memberkahi bangsa Indonesia,” ujarnya.
Pada Kamis petang ini, Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1441 Hijriah/2020 Masehi jatuh pada Jumat (24/4) esok, setelah melakukan sidang isbat.
"Dengan suara bulat menetapkan bahwa awal Ramadhan jatuh pada esok hari, Jumat 24 April 2020," kata Menteri Agama Fachrul Razi. Dengan keputusan itu, artinya pada Kamis malam ini, umat Islam di Indonesia dapat mendirikan Shalat Tarawih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bupati nonaktif Pati Sudewa divonis 8,5 tahun penjara dalam kasus korupsi DJKA dan pemerasan pengisian perangkat desa.
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Sharp Indonesia membekali 25 siswa SMKN 1 Cikarang Barat melalui Sharp Class, pelatihan audio video berbasis industri untuk mencetak lulusan SMK yang kompeten
PSS Sleman menurunkan Saiful Djoge dan Arda Alfareza sebagai starter saat menghadapi Persik Kediri dengan skema 4-4-2.
Dinsos Bantul menemukan penerima bansos kehilangan bantuan akibat data KTP terdeteksi di basis data lain, termasuk rekening listrik dan badan usaha.
TNI AL menyita 23 kontainer kayu merbau yang diduga hasil pembalakan liar di Surabaya. Nilai ekonomis kayu diperkirakan Rp5,5 miliar.