Kemenkes Temukan 1,6 Juta Orang Diduga Alami Gangguan Penglihatan
Kemenkes mencatat 1,6 juta orang dicurigai mengalami gangguan penglihatan dari 34 juta peserta pemeriksaan mata program CKG.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, SOLO - Dua wilayah di Jawa Tengah dikabarkan sedang dibahas untuk diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dua wilayah tersebut adalah Semarangraya dan Soloraya.
Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedang mengumpulkan data guna membahas kemungkinan pengajuan PSBB tersebut. Pemkot Solo meminta dukungan anggaran apabila PSBB benar diterapkan di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengatakan pembahasan dilakukan bersama dengan pimpinan kabupaten/kota terkait.
“Mulai Senin [20/4/2020] ini kami bahas. Kami baru mengumpulkan data dulu, nanti [kalau jadi] kami kan sudah punya kriteria untuk mengajukan PSBB. Kami menganalisa kriteria tertentu seperti epidemiologi, anggaran, jaring pengaman sosial, keamanan, dan sebagainya. Tidak dalam waktu dekat, karena itu masuk keputusan politis. Kami dari kesehatan hanya menyediakan data epidemiologi,” kata dia, dihubungi Solopos.com, Senin (20/4/2020).
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan apabila PSBB benar diterapkan, maka dipastikan denyut perekonomian Kota Bengawan akan terhenti.
“Kehidupan Solo itu dari pasar, ekonomi kecil. Kalau pergerakan itu dihentikan, harus siap didukung suplai, distribusi pangan. Karena PSBB kan bisa sampai beberapa pekan. Kalau pusat atau provinsi siap mendukung anggaran, ya, enggak masalah. Karena kami enggak punya [anggaran],” kata dia, dalam jumpa pers di Balai Kota Solo, Senin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo itu meminta sebelum PSBB diterapkan, Pemprov sudah menghitung jumlah warga dan kegiatan yang terdampak. Seluruhnya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Jika sudah siap, maka Pemkot tak keberatan menjalankan.
“Kami itu enggak punya anggaran. Dana yang disiapkan cuma sampai akhir Mei. Sesudah itu baru dibahas tahapan selanjutnya, lewat rasionalisasi anggaran lagi. Katanya Pemprov sudah siapkan Rp1,4 triliun, kalau siap, ya mangga saja. Kami ikuti apabila benar ditetapkan,” ucapnya.
Ahyani mengatakan pembahasan di tingkat provinsi baru sampai pada prapersiapan PSBB. Menurut informasi yang diterimanya, dua area besar yang disiapkan adalah Soloraya dan Semarangraya.
“Hari ini baru dibahas. Kedua area besar ini wilayahnya bersinggungan. Kabupaten Semarang sama Boyolali itu kan jejer [bersebelahan]. Kalau Pemprov menetapkan PSBB, ya seharusnya semua kebutuhan di kawasan terdampak bisa dipenuhi provinsi," kata Ahyani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kemenkes mencatat 1,6 juta orang dicurigai mengalami gangguan penglihatan dari 34 juta peserta pemeriksaan mata program CKG.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.