Duta Hino Yogyakarta Hadirkan Cabang 3S Terintegrasi
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Rabu (8/4/2020) diperkirakan hujan dengan intensitas bervariasi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan Kota Jogja siang hari hujan ringan, malam hujan lokal dan dini hari hujan ringan.
Sleman diperkirakan siang hujan disertai petir, malam hujan lokal dan sini hari hujan ringan.
Bantul diperkirakan siang berawan tebal, malam hujan lokal dan dini hari hujan ringan.
Kulonprogo diperkirakan siang hujan ringan hingga malam, dan pada dini hari hujan lokal.
Gunungkidul diperkirakan siang hujan sedang, malam berawan tebal dan dini hari berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat di wilayah Sleman utara, Kulonprogo utara, Kota Jogja dan Gunungkidul utara-timur.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Selain cuaca ekstrem, BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan setinggi 2,5 hingga 4 meter.
Angin bertiup dari barat laut ke tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.