BLBI Dinyatakan Lunas, Hardjuno Pertanyakan Hak Tagih Rp110 Triliun
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
Foto Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah wartawan yang memiliki riwayat kontak dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang positif Corona diminta untuk memeriksakan diri ke Rumah Sakit (RS). Namun, ternyata RS yang dijadikan rujukan justru tak siap memeriksa mereka.
Wartawan senior Uni Lubis menyampaikan informasi tersebut melalui akun Twitter-nya @unilubis. Ia mengkritisi perkataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyebut bahwa pemerintah telah siap menangani lonjakan pasien Corona.
"Hasil dari pengalaman para jurnalis yang meliput Menhub dan hari ini memeriksakan diri ke RS sungguh memprihatinkan. Nambah 30 pasien saja GAK SIAP. Ini di Jakarta. Dan ini mau bayar ya. Bukan gratisan. Siapa tuh yang lapor Presiden bilang siap semua?" ujarnya via Twitter.
Saat dihubungi oleh Suara.com, Uni Lubis membenarkan kabar tersebut. Sejumlah wartawan memang tak dilayani oleh RS Persahabatan karena mengaku belum siap.
Usai Menhub Budi Karya dinyatakan positif Corona, berbagai pihak meminta agar riwayat kontak Menhub selama 14 hari terakhir dilacak. Dari sekian kegiatan yang ia lakukan, Menhub juga diketahui melakukan kontak dengan para wartawan yang sedang meliput berita.
Oleh karena itu, para wartawan tersebut langsung diminta untuk memeriksakan diri sebagai antisipasi penyebaran Corona. Namun, sayangnya saat sudah sampai di RS Persahabatan, salah satu RS rujukan Corona, kondisi mereka justru terkatung-katung tak dilayani. Tidak ada dokter yang datang memeriksa kondisi para wartawan.
Insiden ini lantas menimbulkan banyak reaksi warganet, salah satunya datang dari @raravebles.
"Terus perlengkapan perlindungan diri (semua elemen) ya pejabat, ya dokter, ya tim medis, jurnalis, banyak momen di area bahaya mereka \'telanjang\' tanpa perlindungan. Gak ada hazmat, gak ada masker yang proper, apalagi standar WHO. Ini membahayakan mereka," tulisnya.
Uni Lubis juga sempat menambahkan. "Jurnalis masih bisa protes ke sana ke mari. Termasuk ke menteri. Bagaimana dengan warga lain yang punya inisiatif memeriksakan diri?"
Hingga saat ini pasien yang positif corona di Indonesia mencapai 117 orang, lima orang meninggal dunia, dan delapan orang dinyatakan sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.