Kisah Abdurrahman Baswedan, Kakek Anies Baswedan yang Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional

Anies Baswedan. - Instagram
08 November 2018 21:04 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional tahun ini adalah Abdurrahman Baswedan dari Yogyakarta.

Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional, bertepatan dengan Hari Pahlawan yang akan diperingati pada 10 November 2018 nanti. Penganugerahan gelar pahlawan nasional ini dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11/2018) siang ini.

Pada tahun ini, terdapat enam tokoh yang akan dianugerahi pahlawan nasional. Enam tokoh itu adalah Abdurrahman Baswedan dari Yogyakarta, Kasman Singodimedjo dari Jawa Tengah, Depati Amir dari Bangka Belitung, Brigjen KH.Sjam'un dari Banten, Ibu Agung (Hj. Andi Depu) dari Sulawesi Barat dan Pangeran Muhammad Noor dari Kalimantan Selatan.

Satu dari enam tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional adalah Abdurrahman Baswedan, yang tak lain adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies R Baswedan. Ia pun bersyukur karena kakeknya dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya bersyukur. Saya pribadi, saya tumbuh besar bersama kakek di rumah sampai saya SMA. Dan pengalaman bersama itu mengesankan luar biasa," ujar Anies di Istana Negara, Kamis (8/11/2018).

Anies mengungkapkan sosok kakeknya yang sangat mencintai Indonesia, baik itu ditunjukkan melalui pemikirannya maupun melalui tindakannya.

"Beliau adalah orang yang memang mencintai Indonesia luar biasa; dalam semua pikirannya, langkahnya, tindakannya begitu," ucapnya.

Menurut Anies, kakeknya menikah dengan seorang wanita bernama Syeikhun yang berusia 14 tahun pada 1925. Saking cintanya kepada Indonesia, satu dari sembilan anaknya diberi nama Imlati, yang merupakan akronim dari Indonesia Merdeka Lekas Akan Tercapai Insyaallah.

"Itu lahir bulan Juli ketika beliau masih anggota BPUPKI [Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia]. Imlati itu kepanjangan, Indonesia Merdeka Lekas Akan Tercapai Insyaallah. Seperti membaca bahwa bulan depan Allah mentakdirkan kita merdeka," jelas Anies.

Anies dan keluarga pun bersyukur pemerintahan Jokowi mewujudkan keinginan keluarga besarnya agar sang kakek menjadi pahlawan nasional. Ia yang hadir di Istana Negara bersama sejumlah keluarganya siap meneruskan perjuangan sang kakek.

"Proses [pengajuan] ini mulai tahun 2012, Alhamdulillah kita bersyukur bahwa pemerintah menganugerahkan itu dan ini amanat bagi kita semua untuk meneruskan perjuangan," harapnya.

AR Baswedan diketahui pernah terlibat menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). AR Baswedan adalah salah satu diplomat pertama Indonesia dan berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia dari Mesir.

Sumber : Okezone.com