4 Laka di Pertigaan Wika Boyolali Renggut 8 Nyawa

Bus Hino terguling setelah menabrak Isuzu Panther di jalan Boyolali-Solo, Mojosongo, Boyolali, Sabtu (13/10/2018) malam. (Istimewa - Yoyok Harjono)
18 Oktober 2018 19:00 WIB Suharsih News Share :

Harianjogja.com, BOYOLALI—Kecelakaan maut antara bus pariwisata dengan Isuzu Panther yang menewaskan tujuh orang di pertigaan dekat kantor PT Wika, jalan Solo-Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/10/2018), membuka kembali ingatan akan sejumlah kecelakaan lain yang tak kalah mengerikan di lokasi yang sama.

Berdasarkan catatan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, ada empat kecelakaan berat yang terjadi di tempat itu dalam dua tahun terakhir. Berikut datanya.

1. Kecelakaan Karambol 1 Bus, 2 Mobil, 3 Motor pada 2017

Kecelakaan karambol ini terjadi pada Rabu (21/6/2017) sekitar pukul 11.45 WIB. Kendaraan terlibat yakni Mobil Toyota Alphard AD 8998 LA, bus Armada Jaya Perkasa A 7777 CH, mobil boks AD 1365 UF, serta tiga sepeda motor yakni Yamaha Jupiter AD 3573 UD , Yamaha X-Ride matic AD 6448 TW dan Suzuki Smash AD 3642 DW .

Alphard melaju dari arah Tlatar hendak menyeberang memotong jalan ke barat dibantu supeltas bernama Sadiyanto. Mobil boks dari arah Boyolali berhenti di belakangnya. Namun bus Armada Jaya Perkasa dari belakangnya terus melaju dan menabrak mobil boks itu hingga terdorong dan menabrak Alphard.

Pengemudi bus banting setir ke kiri menabrak tiga motor yang berhenti. Dua motor, Smash dan Jupiter, masuk ke selokan sedangkan satu motor lainnya terseret bus. Satu pengendara sepeda motor meninggal.

2. Tronton Hindari Trailer Tabrak Motor (2017)

Kamis (22/9/2016) sekitar pukul 08.00 WIB, truk tronton berpelat nomor H 1999 BP melaju dari arah Semarang hendak menuju Bangak, Banyudono. Tiba di pertigaan depan Wika, sopir truk, Dadang Yulianto, 38, dikagetkan truk trailer yang tiba-tiba keluar dari arah Tlatar.

Lantaran membawa beban berat sampai 20 ton, Dadang sulit mengendalikan rem. Dadang banting setir ke kanan hingga menerabas median jalan dan bablas masuk ke halaman Puskesmas Mojosongo.

Saat banting setir ke kanan, truk sempat menabrak pengendara motor, Herlida Ayu, 24, warga Sawahan Baru, Purbayan, Baki, Sukoharjo. Herlida mengalami luka trauma pada mata dan kepala bagian belakang. Motornya ikut terseret ke halaman puskesmas.


3. Trailer Muntahkan Pasak Bumi dari Beton di Jalan (2016)

Pasak bumi terbuat dari beton yang diangkut truk trailer milik PT Wika tumpah tepat di pertigaan kantor perusahaan tersebut, Jumat (11/11/2016) pukul 19.15 WIB.

Sedikitnya 10 batang pasak bumi tumpah melintang di jalur Solo-Semarang sehingga menyebabkan kemacetan sekitar 2 jam.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Polisi menduga sopir langsung kembali ke pabrik PT Wika yang lokasinya tak jauh dari lokasi kecelakaan.

Saat itu truk melaju dari utara atau dari arah pabrik Wika menyeberang menuju ruas jalan Solo-Semarang. Setiba di jalur tersebut truk berniat belok kanan ke arah Semarang, namun tiba-tiba tali pengaman pasak bumi putus.

Beruntung saat itu tidak ada kendaraan lain yang melaju di dekat trailer Wika tersebut. Karena banyak pasak bumi di tengah jalan, arus lalu lintas mesti dialihkan dari Randusari ke jalur alternatif Sudimoro-Butuh-Kemiri-Boyolali.

Satu unit crane dikerahkan untuk mengevakuasi pasak bumi. Sekitar pukul 21.30 WIB evakuasi kelar dan arus lalu lintas kembali lancar.

4. Bus Pariwisata Vs. Panther, 7 Tewas (2018)

Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (13/10/2018) sore ini mengundang keprihatinan banyak kalangan karena jumlah korban meninggal yang cukup banyak, mencapai tujuh orang, dan semuanya masih satu kerabat.

Bus pariwisata yang dikemudikan Arif Hartanto, warga Klaten, dari arah Semarang menuju Solo. Di lokasi kejadian, bus mengalami rem blong dan setang terkunci. Bus oleng ke arah kanan masuk lajur berlawanan dan menabrak Isuzu Panther yang melaju dari arah Solo.

Ada sembilan penumpang di mobil Isuzu Panther dan tujuh di antaranya meninggal. Sementara bus kosong penumpang. Setelah kecelakaan ini, Dishub Boyolali berencana menutup permanen bukaan median jalan di depan Wika.

Sumber : Solopos