Gara-Gara Nama Tak Ditulis Lengkap, Amien Rais Sebut Polisi Alergi dengan Kata Muhammad

Mantan Ketua MPR Amien Rais berjalan keluar seusai mendatangi Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/M Agung Rajasa
10 Oktober 2018 20:05 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Lantaran namanya tak ditulis lengkap oleh polisi, politikus Amien Rais berang.

Amien Rais mendesak Presiden Jokowi segera mencopot jabatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Permintaan tersebut dilakukan Amien Rais karena dirinya geram ketika melihat surat pemanggilan dari kepolisian tidak ditulis secara lengkap nama dirinya.

Dalam surat pemanggilan tertanggal 2 Oktober 2018 lalu itu, polisi hanya mencantum nama Amien Rais sebagai saksi untuk bisa memenuhi agenda pemeriksaan dalam kasus berita hoaks pada Jumat (5/10/2018).

Surat pemanggilan itu ditanda tangani Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian.

"Nama yang tertulis pada surat panggilan pada saya tertulis Amien Rais, padahal nama saya itu Muhammad Amien Rais. Jadi saya mau tanya ke AKBP Jerry Siagian dan AKP Nico Purba kenapa nama Muhammad enggak ditulis, apakah alergi nama Muhammad? Allahu Alam," kata Amien Rais di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).

Permintaan Amien Rais ke Jokowi soal desakan pencopotan jabatan Jenderal Tito. Karena dia menganggap masih banyak pejabat Polri yang bisa mengganti peranan Tito sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara itu.

"Saya minta ke pak Jokowi supaya pak Kapolri Tito segera dicopot. Alasan anda cari sendiri. Saya yakin stok pimpinan polri yang jujur dan mengabdi bangsa negara masih banyak untuk ganti pak Tito. Kita cinta polisi sebagai keamanan nasional tapi kalau ada oknum yang enggak bener harus diganti," katanya.

Sumber : Suara.com