Sandiaga Uno Dibilang Kubu Jokowi Lebay Gara-Gara Ini

Sandiaga Uno melemparkan ciuman jauh kepada sejumlah pedagang saat melakukan kunjungan di Pasar Beringharjo, Kamis (30/8/2018) - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
15 September 2018 07:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Komentar cawapres Sandiaga Uno soal tempe saat ini tipis seukuran kartu ATM dikritik kubu Jokowi.

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal Capres - Cawapres Jokowi - Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago meminta kubu Prabowo - Sandiaga Uno untuk menyampaikan kondisi ekonomi riil.

Pasalnya, dirinya menemukan data yang berbeda dengan yang disampaikan kubu sebelah dengan data yang ia temukan di lapangan.

Irma mengatakan, dirinya mengetahui persis soal harga bahan pokok di lapangan. Karena itu dirinya meminta kepada tim bakal Capres - Cawapres Prabowo - Sandiaga Uno untuk tidak mempolitisasi kalangan ibu alias emak-emak dengan menjabarkan kondisi harga bahan-bahan pokok yang membuat resah.

"Saya tahu persis harga cabai berapa Rp15.000 per kilo, bawang Rp17.000, beras medium Rp12.000, ayam Rp30.000, udang Rp60.000-90.000. Saya tahu karena saya punya catering," kata Irma dalam diskusi bertajuk 'Mengintip Visi-Misi Capres dan Cawapres' di Bumbu Desa Resto, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Selain itu, Irma pun menyindir Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang sempat menyebut tempe yang beredar di masyarakat saat ini setipis ATM.

Menurut politisi Partai Nasional Demokrat itu, pengandaian Sandiaga Uno soal ukuran tempe terlalu berlebihan.

"Kalau bicara tempe saya tak menafikan karena kedelai kita belum bagus tapi nggak juga tempe sekarang setipis ATM itu namanya lebay, kalau sudah dipotong tempe mendoan baru setipis ATM. harganya memang naik, karena kedelainya naik," ujarnya.

Sumber : Suara