Pelajar Korea Diam-Diam Menggemukkan Badan untuk Hindari Wajb Militer, Penjara Pun Menanti

Wajib militer. - Reuters
13 September 2018 21:00 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEOUL- Pelajar di Korea Selatan diduga menghindari wajib militer dengan cara menggemukkan badan.

Penyelidik militer di Korea Selatan mengidentifikasi 12 pelajar di Universitas Seoul yang melakukan upaya berkoordinasi untuk secara sengaja menaikkan berat badan mereka agar tidak memenuhi syarat untuk mengikuti wajib militer. Mereka yang terbukti melakukan perbuatan itu dapat dijatuhi hukuman penjara.

Korea Selatan memiliki aturan yang ketat mengenai wajib militer. Setiap pemuda harus memenuhi masa tugasnya dan pengecualian hanya diberikan kepada segelintir orang saja, seperti peraih medali emas Olimpiade atau mereka yang memiliki kondisi yang tidak memungkinkan. Bahkan menjadi bintang K-pop atau aktor terkenal tidak membuat seorang warga Korea terhindar dari kewajiban tersebut.

Ada juga warga yang ditemukan tidak memenuhi syarat untuk menjalani tugas aktif tetapi masih cukup sehat untuk bertugas di layanan sipil alternatif yang kurang menuntut fisik seperti bekerja dengan upah rendah di stasiun kereta, tempat parkir atau kantor pemerintah. Ada beberapa cara untuk masuk ke dalam kategori itu tetapi menambah berat badan adalah yang paling populer.

Diwartakan RT, Kamis (13/9/2018), ke-12 orang yang dituduh berusaha menghindari wajib militer itu adalah penyanyi musik klasik yang menerima gelar di universitas yang sama.

Mereka rupanya berpikir bahwa mereka akan memiliki lebih banyak waktu untuk berlatih jika mereka tidak masuk barak dan saling berbagi tips-tips menaikkan berat badan melalui kelompok bicara di aplikasi. Jejak daring inilah yang membuat Administrasi Sumberdaya Militer bisa mengidentifikasi mereka.

Menurut pejabat militer, dua dari 12 penyanyi telah menyelesaikan program tugas alternatif mereka, empat lainnya sedang dalam proses dan enam lainnya sedang menunggu tugas mereka.

Kasus-kasus mereka akan dirujuk ke pengadilan, yang dapat memerintahkan mereka semua untuk mendaftar dalam tugas aktif reguler, termasuk dua orang yang telah menjalani masa tugas mereka.

Menghindar dari wajib militer adalah pelanggaran serius di Korea Selatan, dengan hukuman penjara hingga lima tahun sesuai dengan hukum. Awal tahun ini seorang pria berusia 21 tahun dijatuhi hukuman satu tahun skorsing karena mendapatkan tambahan 30 kg pada 2016 demi menghindari tugas negara tersebut.

Statistik Administrasi Tenaga Kerja Militer mengatakan mereka mengidentifikasi 59 pria, yang menggunakan cara-cara curang untuk tetap keluar dari kamp pelatihan pada 2017, dibandingkan dengan 54 orang pada 2016 dan 47 orang pada 2015.

Lebih dari sepertiga dari mereka menggunakan berbagai metode pengendalian berat badan, sementara sekira satu dari lima orang memilih menggunakan tato.

Sumber : Okezone