Asyik, Penumpang Rombongan Akan Dapat Tarif Khusus dari KAI

Ilustrasi kereta api. - Harian Jogja/Arief Junianto
01 September 2018 20:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA-PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan tarif khusus bagi calon penumpang yang bepergian secara rombongan. Tarif khusu itu diberlakukan mulai hari ini, Sabtu (1/9/2018), hingga seterusnya.

"Tarif khusus diberlakukan bagi calon penumpang KAI yang bepergian secara rombongan minimal 20 orang," ujar Manager Hubungan Masyarakat Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/9/2018).

Dia mengatakan terdapat tiga rute atau jurusan yang disediakan tarif khusus bagi calon penumpang rombongan yang terdiri dari minimal 20 orang, yaitu Surabaya-Yogyakarta, Malang-Semarang dan Surabaya-Semarang pulang-pergi.

"Seluruh kereta api mulai kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif yang melewati tiga rute tersebut kami sediakan tarif khusus bagi calon penumpang rombongan," katanya.

Tarif khusus tersebut, Gatut menandaskan, besarannya bervariasi yaitu lebih murah antara 17 hingga 42%, tergantung jenis dan kelas kereta apinya.

Dia mencontohkan untuk Kereta Api Mutiara Selatan jurusan Surabaya - Yogyakarta kelas bisnis, mendapat potongan harga 17%. Selain itu Kereta Api Harina jurusan Surabaya- Semarang kelas eksekutif mendapat potongan harga 42%.

"Syaratnya penumpang rombongan ini sudah melakukan pemesanan kurang dari 30 hari sebelum keberangkatan. Selain itu wajib memberikan uang muka serendah-rendahnya 25% dari total tarif angkutan rombongan dan pencetakan tiket selambat-lambatnya dilakukan 7 hari sebelum jadwal keberangkatan," ujarnya, menjelaskan.

Gatut menandaskan tarif khusus bagi calon penumpang rombongan ini dalam rangka program KAI bertajuk "Promo Pergi Rame-rame", yang diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan jasa transportasi kereta api.

"Untuk pemesanan tarif khusus bagi penumpang rombongan di wilayah Daop 8 Surabaya bisa dilakukan di Stasiun Gubeng Surabaya dan Stasiun Malang," katanya.

Sumber : Antara