Terjadi Penembakan di Freeport di HUT Kemerdekaan RI, 1 Karyawan Terluka

Peringatan HUT Ke-73 RI di Tembagapura, Timika, Papua diwarnai aksi penembakan oleh kelompok tak dikenal. Aksi itu melukai seorang karyawan PT Freeport Indonesia. - Bisnis/Maria Y. Benyamin
17 Agustus 2018 11:17 WIB Maria Yuliana Benyamin News Share :

Harianjogja.com, TEMBAGAPURA - Aksi penembakan oleh kelompok tak dikenal mewarnai Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-73 RI di Kota Tambang, Tembagapura, Timika, Papua, Jumat (17/8/2018). 

Akibat aksi tersebut, seorang karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) mengalami luka ringan di lengan. Karyawan tersebut kini telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. 

Juru Bicara PTFI Riza Pratama mengungkapkan penembakan terjadi di Mile Post (MP) 65 pada Jumat (17/8/2018) pukul 06.15 WIT. 

Beberapa tembakan ditujukan ke arah kendaraan pemeliharaan lapangan yang dikendarai oleh karyawan PTFI tersebut. 

Menyusul aksi penembakan ini, Jalan Tambang Utama sempat ditutup agar Kastagas dapat melakukan pembersihan area dan memastikannya aman. 

Suasana di depan RS Tembagapura, Jumat (17/8)./Bisnis

Suasana di depan RS Tembagapura, Jumat (17/8)./Bisnis

"Akses Jalan Tambang Utama antara Mile Post 40 dan Mile Post 50 kini telah dibuka kembali sejak pukul 08.00 WIT, setelah patroli zona menilai area tersebut terjamin dan aman untuk lalu lintas," ujar Riza, Jumat (17/8).

Adapun kendaraan yang meminta akses perjalanan antara MP 50 dan MP 58 akan membutuhkan pengawalan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sementara itu, akses jalan antara MP 58 dan MP 66 tetap tertutup selama aparat keamanan bekerja untuk mengamankan area tersebut.

Truk tersebut terkena tembakan sekitar pukul 06.15 WIT ketika menuju ke MP 64 untuk menjemput pengawalan aparat keamanan guna merespons sebuah laporan tentang adanya kendaraan yang memblokir akses jalan. 

Ini adalah kejadian penembakan pertama di Jalan Tambang Utama sejak 5 Juni 2018. Kala itu, beberapa tembakan diarahkan ke bus yang melakukan perjalanan dekat MP 61. 

Sumber : Bisnis Indonesia