Terduga Teroris Palangka Raya Ini Beda dengan yang Lain, Rajin Menyapa Tetangga dan Suka Berbagi Sayuran

Tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. - Antara/Rony Muharrman
14 Agustus 2018 00:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PALANGKA RAYA- Detasemen Khusus 88 Polri dan Polres Palangka Raya telah menangkap pria berinisial LD yang diduga teroris. Dalam kesehariannya, LD dikenal rajin menyapa dan memberikan hasil panen tanaman sayur-sayuran kepada tetangga sekitar.

"Kalau ketemu, dia selalu senyum dan menyapa kami. Apalagi jika tanaman sayur-sayuran hidroponik yang ditanam depan rumahnya itu sudah panen, pasti dibagikannya kepada tetangga di samping rumahnya, termasuk saya," kata tetangga LD, Rinaldi Simamora, di Palangka Raya, Senin (13/8/2018).

Tingkah laku yang ramah dan rajin memberi tersebut membuat warga di sekitar Jalan Rajawali Km 6,5 Gang Rukun, RT02/RWXI, Kelurahan Bukit Tunggal tidak menaruh curiga kepada LD, apalagi sampai menjadi terduga teroris.

Rinaldi mengakui, LD dan istrinya berinisial AS yang bekerja sebagai seorang guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Palangka Raya, terkesan kurang mau kumpul-kumpul dengan warga dan mengobrol terlalu lama.

"Kalau kumpul-kumpul dengan warga, dia sangat jarang. Kalau ketemu di jalan, dia hanya menyapa sekali atau dua kali, dan tidak pernah berkomunikasi lama dengan warga di sini," kata Rinaldi.

Tetangga LD lainnya, Salasiah, 45, menyebut, pria yang dibawa Densus 88 tersebut pernah bekerja di salah satu tempat di kawasan Jalan Rajawali.

Padahal sebelumnya LD merupakan pegawai Rutan Kelas II A Palangka Raya. "LD ini mengaku kepada warga sudah berhenti menjadi pegawai sipir, bahkan gajinya tidak pernah diambil. Kami saja terkejut dengan kejadian ini. Memang benar LD tidak pernah berkomunikasi dengan tetangga mengenai masalah keluarga," kata Salasiah.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, hasil dari penggeledahan di kediaman LD, aparat diduga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti empat buah busur panah, bahan perakit bom, senjata tajam jenis samurai, dan buku-buku tentang jihad.

Petugas juga sudah mengamankan LD beserta istrinya ke Mapolda Kalteng untuk dimintai keterangan dan mengembangkan penyelidikannya, termasuk jaringan mana terduga teroris tersebut.

Sumber : Antara