Siapkan Berkasmu, Pendaftaran Seleksi CPNS 2018 Akan Dibuka Akhir Juli

Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
11 Juli 2018 18:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, TANGERANG - Anda pencari kerja? Bersiaplah, Pemerintah akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Pada pembukaan CPNS tahun ini, pemerintah memprioritaskan untuk menerima tenaga pendidikan dan kesehatan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, masyarakat harus sedikit bersabar untuk menunggu pengumuman dari pembukaan CPNS 2018. Sebab pengumuman pembukaan CPNS 2018 baru akan dilakukan pada akhir Juli 2018 mendatang.

"Akhir Juli ini rencanannya pengumumannya. Tapi kan ini masih fleksibel kita harapkan tahun ini selesai," ujarnya saat ditemui di Gedung ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Asman mengakui jika pengumuman pembukaan CPNS 2018 selalu mengalami pemunduran waktu. Padahal pembukaan CPNS ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Seperti diketahui, mulanya pemerintah sudah memperkirakan untuk membuka lowongan CPNS 2017 pada Mei lalu. Namun, hal tersebut berubah seiring adanya Lebaran dan juga Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Asman menjelaskan, alasan kenapa pemunduran selalu dilakukan dikarenakan pihaknya harus menunggu laporan data pensiunan pegawai dari masing masing Kementerian dan Lembaga. Setelah itu, pihaknya harus melakukan pengecekan ulang mengenai data yang dilaporkan tersebut.

"Enggak ada kendala. Cuma kan menghitung kebutuhan itu kan enggak gampang," ucapnya.

Apalagi lanjut Asman, dalam menentukan formasi pihaknya harus betul berhati-hati agar bisa sesuai dengan potensi dari daerah tersebut.

"Apalagi saya menetapkan sistem formasi yang berbasiskan potensi daerah jadi jangan daerahnya potensinya pariwisata tapi pegawainya yang diterima administrasi enggak boleh itu," jelasnya.

Lebih lanjut Asman menjelaskan dalam penetapan formasi pihaknya selalu mempertimbangkan jumlah pegawai yang pensiun. Pada tahun ini saja jumlah PNS yang pensiun mencapai 220.000.

"Jumlah yang pensiun 220 ribu kita memakai sistem minus. Pertumbuhan yang minus tentang yang kita terima kurang dari itu. Kecuali tahun ini akan ada penambahan khusus untuk guru dan tenaga kesehatan itu di luar dari formasi teknis itu tadi," jelasnya.

Sumber : okezone.com