Men in Black Kim Jong-Un Menyita Perhatian Warga Singapura

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un mengunjungi hotel Marina Bay Sands di Singapura, Senin (11/6/2018). - Reuters/Edgar Su
11 Juni 2018 21:25 WIB Nugroho Nurcahyo News Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA-Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-Un telah tiba di Singapura pada Minggu (10/6/2018) untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi bersejarah dengan Presiden AS Donald Trump. Pengawalan ketat para pria berjas yang harus berjogging mengikuti mobil yang mengantarKim Jong-un menyita perhatian warga Singapura.

Para pengawal terlihat mengapit limosin Mercedes-Benz Kim saat melaju ke St Regis Hotel di Singapura pada Minggu. Di hari yang sama, Trump tiba di Singapura kemudian setelah menghadiri pertemuan G7 yang dihadiri para pemimpin dunia di Kanada.

Para pengawal Kim Jong-un yang mengapit mobil Kim pernah menarik perhatian dunia pada April, saat pertemuan puncak antar-Korea dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In. Sebanyak 12-pria, masing-masing mengenakan setelan hitam dan dasi bergaris biru dan putih, dipilih untuk mengawal. Kendati berbaju necis, mereka memiliki keterampilan kemiliteran seperti menembak dan seni bela diri serta kebugaran fisik yang prima. Demikian Agence France-Presse melaporkan seperti dikutip Time.

Reuters melaporkan, dalam kunjungannya ke Singapura, Kim menyiapkan penjagaan keamanan yang ekstra tinggi termasuk membawa tiga pesawat dan konvoi kendaraan lapis baja. Tempat-tempat pertemuan dan perjalanan dilindungi oleh polisi Singapura. Sejumlah barikade dibentangkan memisahkan trotoar dengan jalan yang akan dilewati Jong-Un.

"Penjagaan keamanan untuk Kim Jong Un lebih ketat dibanding tamu VIP lainnya," kata Kim Doo-hyun, seorang profesor di Korea National Sport University, kepada Reuters. "Bisa saya katakan, Korea Utara lebih rewel meminta lebih banyak permintaan ke Singapura daripada yang dilakukan Amerika Serikat dalam hal keamanan."

Trump dan Kim akan bertemu pada Selasa (12/6/2018) di Hotel Capella di Pulau Sentosa Singapura. Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Presiden AS dan seorang pemimpin Korea Utara. AS berharap dapat membujuk Korea Utara agar melepaskan senjata nuklirnya dengan kompensasi pencabutan dan bantuan atas sanksi yang selama ini dijatuhkan kepada Korut.

Sumber : Time

Adplus Tokopedia