Tentara Israel Muntahkan Pelor ke Ratusan Warga Palestina di Jalur Gaza

Warga Palestina berunjuk rasa memprotes pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem di Israel, Senin (14/5). - Reuters/Ibraheem Abu Mustafa
26 Mei 2018 11:50 WIB Newswire News Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, KOTA GAZA--Sedikitnya 109 orang Palestina cedera pada Jumat (25/5/2018) akibat tembakan Israel, selama bentrokan dengan tentara Israel di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel. Demikian laporan kantor berita Palestina, WAFA.

Di antara korban, yang meliputi empat anak kecil dan sembilan perempuan, tiga menderita luka serius akibat tembakan Israel di kepala mereka, sementara sisanya menderita bermacam luka.

Meskipun udara panas pada saat Ramadan, bulan suci puasa buat umat Muslim, rakyat Palestina melanjutkan protes di sepanjang perbatasan Jalur Gaza Timur.

Lebih dari 120 orang Palestina telah tewas dan ribuan lagi cedera oleh pasukan keamanan Israel sejak dimulainya protes Pawai Akbar Kepulangan di dekat perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 30 Maret.

Rakyat Palestina berdemonstrasi untuk menuntut hak mereka pulang ke rumah mereka pra-1948 di Palestina.

Puluhan pemrotes Palestina bentrok dengan tentara Israel pada Jumat siang di sepanjang perbatasan Jalur Gaza Timur dengan Israel.

Protes itu adalah bagian dari apa yang dinamakan oleh rakyat Palestina "Pawai Akbar Kepulangan", yang telah diselenggarakan setiap Jumat di lima lokasi berbeda di sepanjang perbatasan Jalur Gaza Timur dengan Israel sejak 30 Maret.

Militer Israel telah menewaskan 114 orang Palestina dan melukai tak kurang dari 13.000 orang lagi sejak itu, kata Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza.

Petugas medis mengatakan satu orang Palestina cedera akibat terkena peluru aktif Israel dan puluhan orang lagi menderita karena menghirup gas air mata selama demonstrasi Jumat terakhir, yang dinamakan "Berlanjut melawan Blokade".

Sehari sebelumnya, para pemimpin Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Jihad Islam mengatakan protes di bagian timur Jalur Gaza akan berlanjut sampai blokade Israel, yang telah diberlakukan atas daerah kantung itu selama 11 tahun, dicabut.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Adplus Tokopedia