Ini Sikap Tegas Facebook Terhadap Ujaran Kebencian dan Konten Terorisme

Ilustrasi. - dok
15 Mei 2018 23:25 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Facebook Indonesia akan menindaklanjuti aduan konten yang berkaitan dengan terorisme dan komentar negatif dari masyarakat maupun laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Facebook platform yang tidak ada ruang untuk kekerasan, kalau menemukan konten yang melanggar akan kami tindak lanjuti. Kami minta masyarakat rajin melaporkan konten-konten [negatif]," ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (15/05/2018).

Ruben mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pemerintah untuk menghapus konten-konten yang mengarah pada terorisme, kekerasan dan ujaran kebencian. Setiap konten yang naik ke Facebook bisa dilaporkan, baik berupa gambar, video maupun komentar bisa langsung dilaporkan pengguna facebook melalui fitur laporan yang ada di platform tersebut. Selain aduan pada platform, masyarakat juga dapat menggunakan layanan aduan konten yang disediakan Kominfo melalui surel, Twitter dan Whatsapp.

"Mungkin kedua aduan konten, portal disediakan Kominfo yang setiap hari memiliki akses ke kami di mana mereka melaporkan konten, kemudian kami mengambil tindakan-tindakan berdasarkan itu. Ada dua jalur itu," ucap Ruben.

Untuk jangka waktu penutupan konten atau akun, ia tidak dapat memastikan karena aduan yang masuk setiap hari sangat banyak. Adapun Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan platform memiliki respons yang cepat dalam penanganan konten berbau terorisme karena merupakan musuh bersama. "Kalau pornografi agak lama karena kalau kita bilang pornografi, tapi Facebook di AS bilang tidak, masuk ke seni. Kalau kasus radikalisme cepat mereka," tutur Rudiantara.

Sumber : Antara